Powered By Blogger

Senin, 27 Februari 2012

Terapi Sentuh Gerak untuk Gangguan Sensoris


                Gangguan sensoris pada anak-anak bakal berpengaruh pada tumbuh kembangnya. Ada beberapa treatment yang bisa mengurangi gangguan tersebut. Salah satunya adalah terapi sentuh gerak.
                Berikut langkah terapi sentuh gerak.
1.       Tidur telentang dan diam (tidak bergerak)
Fungsi : agar si kecil mampu merasakan (aware) keberadaan dirinya.
2.       Usapan meyeluruh dari kepala, bahu, tangan, pinggang, paha, kaki, telapak kaki
Fungsi : untuk menenangkan,relaksasi otot-otot yang tegang
3.       Usapan di bagian kepala, termasuk amat, hidung, mulut, telinga
Fungsi : relaksasi mengurangi sensitivitas pancaindra, dan meningkatkan awareness terhadap organ indra
4.       Usapan bebrbentuk angka 8 di pinggang ke paha, juga dari dada ke lengan
Fungsi : brain gym pasif, salah satu bentuk stimulasi untuk melatih koordinasi gerak tubuh
5.       Usapan di Tendon Guard (lipatan bahu, bawah rusuk, atas tulang panggul)
Fungsi : relaksasi tendon sekaligus mengencangkan otot-otot yang lembek
6.       Usapan di kaki
Fungsi : melatih reflex babinski. Bagi yang refleksnya terlalu besar, dikurangi. Biasanya, ini dilakukan pada anak yang berjalan jinjit
7.       Tidur miring, diusap sepanjang sisi abdomen
Fungsi : mengenalkan reflex gallant (keseimbangan kanan dan kiri). Saat masa sekolah, ini bisa mengurangi resiko kesulitan belajar
8.       Usapan di bahu (mobilisasi bahu)
Fungsi : pada anak-anak kebutuhan khusus, biasanya, bahunya selalu naik karena tegang (sikap defensif). Usapan berguna untuk merilekskan dan mengurangi sensitivitas bahu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar